Februari 5th, 2011 by Hary4n4
detik berlalu seirama laju waktu
tak mudah arungi nafas kehidupan
kadang goyah..kadang tegar
rasa bergolak dan smakin mendidih
wajah kehidupan terasa asing
seiring warna-warni mengiringi
terlalu jauh dan sialu menjauh
meninggalkan kemurnian
kepalsuan…
kebohongan…
kemunafikan…
keserakahan…
dan angkara murka pun meraja…
Tags: angkara murka, kebohongan, kemunafikan, kepalsuan, keserakahan, nafas kehidupan, rasa bergolak, wajah kehidupan, waktu
Posted in Catatan kecil | No Comments »
September 14th, 2009 by Hary4n4
Malam terasa benar-benar sepi. Bahkan suara angin pun nyaris tak terdengar. Derik dari binatang malam yg biasanya hadir, juga tak terdengar suaranya. Malam ini…sungguh sangat hening.
Ramadhan, kini telah hampir usai. Sebentar lagi kita akan berpisah dengan bulan yg penuh ampunan dan barokah. Akankah kita masih diperkenankan untuk berjumpa lagi di tahun depan…?
Malam ini…
Ada semacam kerinduan yg sangat. Kerinduan akan sesuatu yg maha maha indah dan tak terlukiskan. Kerinduan akan datangnya Malam Seribu Bulan…Malam LAILATUL QODAR.
Malam Seribu Bulan… Malam yg sangat sangat dinantikan oleh mereka-mereka yg rindu akan kesucian jiwa. Malam yg diinginkan oleh jiwa-jiwa para pencari Tuhan. Malam yg menjadi inti serta primadona dari bulan Ramadhan yg penuh berkah ini.
Apa sebenarnya Malam Seribu Bulan ini. Bagaimana sebenarnya Malam Seribu Bulan ini. Malam yg katanya…lebih baik dan lebih utama dari seribu bulan. Dimana segala kebaikan dan keutamaan akan diturunkan pada malam itu. Dan keutamaan serta keistimewaannya…tak dapat ditandingi walau dengan ibadah seribu bulan lamanya tanpa putus sama sekali.
Malam hening…
Malam sepi…
Malam hampa…
Malam yg kosong dari apa pun selain rahmat dan kasih sayangNya….
Mencapainya…adalah sebuah keniscayaan. Meraihnya…adalah sebuah kemustahilan. Bila semua itu, hanya mengandalkan ilmu dan amal saja. Bila hanya diraih dengan berbondong-bondong ke masjid dan mushola. Malam Seribu Bulan…takkan dapat dicapai dan diraih, tanpa Izin serta Ridho Tuhan.
Perhatikanlah tanda-tanda dari Malam Seribu Bulan. Jangan lengah, dan jangan terkagum hanya karena suasana malamnya. Malam Seribu Bulan…sebenarnya ada dalam Hati Yang Hening serta Akal Budi yg telah mendapat Pencerahan dari Tuhan Yang Maha Kasih serta Maha Sayang. Hanya atas Izin dan RidhoNya semata…kita akan benar-benar dapat mencapai dan mendapatkan Malam Seribu Bulan…MALAM LAILATUL QODAR.
ILLAHI ANTA MA’SUDI WA RIDHOKA MATLUBI…
LAA MA’SUDA ILLALLAH…
LAA MAWJUDA ILLALLAH…
LAA MA’BUDA ILLALLAH…
Hanya kepadaMu aku menuju, dan hanya RidhoMu yg aku harapkan…
Tak ada tujuan selain Allah…
Tak ada Wujud selain Allah…
Tak ada yg patut disembah kecuali Allah…
MAHA SUCI ALLAH YANG TELAH MENURUNKAN MALAM SERIBU BULAN…
Tags: bulan penuh Rahmat dan Ampunan, LAILATUL QODAR, Malam Seribu Bulan, Ramadhan
Posted in Catatan kecil | 1 Comment »
September 7th, 2009 by Hary4n4
Malam ini…sama seperti malam-malam sebelumnya. Selalu sepi seperti nyaris tak ada kehidupan. Hanya suara serangga kecil di pojok rumah yg selalu terdengar.
Tak terasa, bulan Ramadhan sudah memasuki pertengahan bulan. Suasana hati dan pikiran pun masih tetep seperti hari-hari yg kemarin. Tanpa ada ekspresi, tanpa ada greget yg berarti.
Malam ini, ingin kuhabiskan waktuku hanya utk diam dan merenung. Sudah sejauh mana perjalanan hidup saya. Sudah sampai pada apa dan siapakah hidup saya ini. Yaa..malam ini, aku benar-benar hanya ingin merenung utk diri sendiri.
Perjalanan telah dilalui dgn berbagai macam cerita serta kesan. Kadang enak, kadang malah pahit. Semua menyisahkan kenangan yg teramat dalam. Dan pastinya, akan selalu terekam kuat dalam hati sanubari. Semoga semua yg telah dijalani ini, banyak memberi arti, makna, dan manfaat.
Posted in Catatan kecil | 1 Comment »